Connect with us

3

Viralkan Hoax, Akun Facebook Pakar Teori Konspirasi ‘Dimatisurikan’ – VIVA

image_title



VIVA – Ahli teori konspirasi asal Amerika Serikat, Alex Jones, yang diketahui menjalankan situs web bernama InfoWars, telah di-suspend atau ditangguhkan dari Facebook karena menyebarluaskan berita palsu (hoax) dan ujaran kebencian atau hate speech.

Penangguhan akan berlangsung selama 30 hari, dan hanya memengaruhi akun pribadi Jones di jejaring sosial, bukan akun InfoWars yang tercatat sebagai situs web.

Profilnya tetap akan dipublikasikan, namun dirinya tidak dapat mem-posting konten sampai penangguhan kembali dibuka. Dikutip melalui laman Theguardian, Rabu, 1 Agustus 2018, Jones terbukti melanggar standar komunitasnya.


Jones, menurut Facebook, sudah mendapat peringatan berulang kali karena telah melanggar kebijakan. Peringatan tersebut berisi ancaman mengenai skors selama 30 hari.

Berdasarkan aturan Facebook secara gamblang menegaskan telah melarang konten bullying, atau menyerang seseorang berdasarkan keagamaan atau identitas gender yang mendorong kebencian. Saat ini konten tersebut sudah dihapus oleh pihak Facebook.

“Kami menerima laporan terkait empat video berbeda di laman yang di-posting oleh InfoWars dan Alex Jones di Facebook. Kami meninjau konten berdasarkan standar komunitas kami dan memutuskan bahwa itu melanggar,” demikian bunyi pernyataan resmi Facebook.

Saluran yang menyandang namanya di Facebook akan tetap aktif, seperti halnya InfoWars yang memiliki beberapa administrator halaman. Sedangkan, untuk halaman yang admin hanyalah dirinya saja atau Jones, juga terkena suspend.

Tujuannya adalah untuk mencegah seseorang yang terkena suspend kembali menggunakan halaman lain untuk melanggar kebijakan.

Jones diketahui telah menggaungkan teori konspirasi mengenai penembakan sekolah Sandy Hook yang tidak pernah terjadi. Tidak hanya di Facebook, awal pekan ini, YouTube juga telah menghapus empat video dari saluran InfoWars yang pelanggarannya mirip dengan ada yang di Facebook.

Tak hanya itu, Jones juga menyiarkan mengenai sosok Robert Mueller, penasihat khusus AS yang menyelidiki koneksi Presiden Donald Trump ke Rusia. Ia berkhayal telah menembaknya sambil mengacungkan pistol, dan menuduhnya pedofilia tanpa bukti yang jelas.



Link Sumber

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

?>