Connect with us

SINDONEWS

Smartfren Prediksi Trafik Data Naik 20% Selama Ramadhan dan…

alexametrics

loading…

JAKARTA – Operator seluler Smartfren memprediksi kenaikan trafik data pada bulan Ramadhan dan Lebaran tahun ini kurang lebih sama dengan 2019. Hanya ada yang sedikit berbeda jika para pengguna tidak melakukan mudik karena imbauan dari pemerintah terkait pandemik COVID-19.

Loading...

VP Technology Relations Smartfren, Munir Syahda Prabowo, mengungkapkan adanya kemungkinan konsentrasi penyebaran pengguna tidak terfokus hanya di beberapa kota. Selain itu, kenaikan trafik data kemungkinan bisa mencapai 20% karena peningkatan pengguna layanan video streaming, musik, dan gaming.

“Sebagai antisipasi terjadinya lonjakan trafik data, Smartfren telah mempersiapkan secara teknis maupun operasional perusahaan selama bulan Ramadhan dan Lebaran,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada awal media, Sabtu (25/4/2020).

Merespons ramalan tersebut, Smartfren memastikan kecukupan kapasitas dan kualitas jaringan, melakukan pengaturan route traffic, monitoring intensif dari Network Operation Center (NOC) selama 7 x 24 jam, dan menyiagakan tim khusus untuk ke lapangan jika terjadi gangguan.

Sementara itu, selama kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) Smartfren mencatat ada kenaikan 10-15% pada trafik layanan data. Smartfren juga meluncurkan dua paket Unlimited terbaru.

Adapun kedua Paket Unlimited yang diluncurkan, yaitu Paket Unlimited 7 GB seharga Rp20.000 berlaku 7 hari dengan batas pemakaian wajar 1 GB/hari dan Paket Unlimited 14 GB seharga Rp40.000 berlaku 14 hari dengan batas pemakaian wajar 1 GB/hari.

Deputy CEO Smartfren, Djoko Tata Ibrahim, mengatakan, kedua Paket Unlimited ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan konsumen untuk bekerja dan belajar dari rumah ataupun buat memenuhi kebutuhan berhubungan dengan keluarga melalui layanan video-call. Karena kendala tidak dapat balik saat musim mudik Lebaran kali ini.

“Dengan kehadiran dua paket terbaru ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan layanan data yang lebih terjangkau menyesuaikan dengan daya beli pelanggan,” katanya lagi.

(iqb)



Link Sumber

Continue Reading
Click to comment