Connect with us

breaking news - Techno Bisnis

Skandal Kebocoran Data, Facebook Kena Denda Rp70 Triliun : Okezone techno


Loading...

JAKARTA- Facebook harus membayarkan denda sebesar USD5 miliar atau sekira Rp70 triliun atas skandal kebocoran data pribadi penggunanya. 

Dilansir dari laman BBC, Minggu (14/7/2019) Federal Trade Commission (FTC) telah menyelidiki tuduhan bahwa konsultasi politik Cambridge Analytica secara tidak benar memperoleh data hingga 87 juta dari pengguna Facebook.

Lengkapnya, FTC mulai menyelidiki Facebook pada Maret 2018 menyusul laporan bahwa Cambridge Analytica telah mengakses data puluhan juta penggunanya. Penyelidikan berfokus pada apakah Facebook telah melanggar perjanjian yang mengharuskannya untuk memberi tahu pengguna secara jelas dan mendapatkan persetujuan tertulis untuk membagikan data mereka.

Denda tersebut masih harus diselesaikan oleh divisi sipil Departemen Kehakiman, dan tidak jelas berapa lama ini akan berlangsung. Jika benar, itu akan menjadi denda terbesar yang pernah dipungut oleh FTC pada perusahaan teknologi.

 

Baca Juga: Facebook Berikan Tips agar Terhindar dari Serangan ‘Phishing’

Sebagai informasi, Cambridge Analytica adalah perusahaan konsultan politik Inggris yang memiliki akses ke data jutaan pengguna, yang beberapa di antaranya diduga digunakan untuk profil psikologis pemilih AS dan menargetkan mereka dengan materi untuk membantu kampanye kepresidenan Donald Trump pada 2016.

Data diperoleh melalui kuis, yang mengundang pengguna untuk mengetahui tipe kepribadian mereka. Seperti yang biasa terjadi pada aplikasi dan game, ia dirancang untuk memanen tidak hanya data pengguna dari orang yang ikut serta dalam kuis, tetapi juga data teman-teman mereka.

Facebook mengatakan pihaknya meyakini data hingga 87 juta pengguna tidak dibagikan secara benar dengan konsultasi yang sekarang sudah tidak ada.

Skandal itu memicu beberapa investigasi di seluruh dunia. Pada bulan Oktober, Facebook didenda CNB500.000 oleh pengawas perlindungan data Inggris, yang mengatakan perusahaan telah membiarkan itu terjadi.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Uang Digital Facebook Libra

(ahl)



Link Sumber

Continue Reading
Click to comment
?>