Connect with us

SINDONEWS

Sensasi Baru Suzuki Jimny Tawarkan Petualangan di…

alexametrics

[ad_1]

loading…

SUZUKI sedikit membuka selubung Suzuki Jimny terbaru beberapa waktu lalu. Mobil ini bersiap menawarkan petualangan di alam bebas. Suzuki Jimny memiliki nama yang harum di dunia automotif. Di Indonesia saja banyak orang yang sangat menggemari mobil ini. Sampai-sampai ketika ditampilkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 banyak orang yang memburu mobil tersebut untuk dibawa pulang.

Padahal, model yang dibawa PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) itu bukan model baru. Nah, akhir pekan lalu Suzuki telah merilis beberapa gambar yang menunjukkan tampilan baru Suzuki Jimny. Jika Anda membandingkannya dengan model yang dibawa di GIIAS 2017, jawabannya adalah beda. Jimny terbaru memang masih mengandalkan bentuk kotak atau boxy .

Tampilannya justru mendekati retro dibanding SUV modern. Sedikit banyak desainnya merupakan pengembangan dari desain mobil konsep Suzuki e-Survivor yang ditampilkan Suzuki di ajang Tokyo Motor Show 2017. Saat itu Suzuki memang tidak menyebutkan apakah mobil tersebut merupakan tampilan baru Suzuki Jimny atau tidak. Namun, ada beberapa elemen dari Suzuki e-Survivor yang terlihat di Suzuki Jimny baru. Contohnya adalah grill depan yang tampak lebar dan tegas. Mengingatkan pada produk SUV legendaris Mercedes-Benz G -class dengan sedikit sentuhan Jeep. Selain foto-foto tampak luarnya, foto bagian dasbor Jimny terbaru juga diperlihatkan. Tampak dual climate control , tombol pengatur di lingkar kemudi, dan transmisi otomatis.

Sekilas tidak jauh berbeda dengan model Jimny yang pernah hadir di pameran GIIAS 2017 lalu. Meski data resmi belum didapatkan, mesin yang digunakan mobil ini diperkirakan menggunakan mesin 1.2 L bensin serta 1.0L turbo dengan teknologi Boosterjet. Mesin turbo ini dapat menghasilkan tenaga 110 tk dan torsi 170 Nm. Bagaimana peluangnya masuk ke Indonesia? Harold Donnel, Head of 4W Brand Development and Marketing Reasearch SIS, mengatakan sebelum digiring ke Tanah Air, ada beberapa hal yang harus diurus oleh pihak SIS. Misalnya soal homologasi, antara lain terkait dengan kesiapan unit tersebut dijual.

“Kita harus siapkan standardisasi peraturan pemerintah untuk homologasi sendiri. Kemudian kita bereskan juga tentang kesiapan suku cadang dan aksesori. Selain itu, kita harus siapkan tentang administrasinya dengan pihak SMC,” ucap Harold. Kalau semua persyaratan administrasi sudah bisa dipenuhi, maka ia berucap izin impor Suzuki Jimny terbaru ini bisa keluar 6-9 bulan setelah berkas masuk ke pemerintah. “Rata-rata 6-9 bulan hari kerja bisa selesai semua. Setelah itu kita bereskan juga persiapan internal,” sebut dia.

Dengan asumsi Suzuki Jimny terbaru resmi dirilis bulan depan di Jepang, maka kemungkinan masuk Indonesia paling cepat awal tahun 2019.

(don)



[ad_2]

Link Sumber

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

?>