Connect with us

3

Sebar Foto Hoax Ratna Sarumpaet Bisa Lolos Jeratan UU ITE – VIVA

image_title

[ad_1]

VIVA – Kementerian Komunikasi dan Informatika memastikan bahwa yang pertama kali memposting foto wajah lebam Ratna Sarumpaet di media sosial dijerat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), lantaran memiliki niat untuk memviralkan.

“Dalam konsep UU ITE jelas bahwa bagi yang pertama kali memposting itu dijerat. Dia punya niat untuk memviralkan. Tapi bagi pihak yang meneruskan foto tersebut masih dalam kondisi aman atau terlindungi,” kata Pelaksana Tugas Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kominfo, Ferdinandus Setu, di Gedung Kominfo Jakarta, Rabu, 3 Oktober 2018.

Ia juga mengaku sudah bekerja mencari kebenaran mengenai hal tersebut. Ferdinandus mengungkapkan banyak laporan yang menanyakan kebenaran atas foto tersebut. Apalagi, Kominfo banyak menerima laporan sejak pagi tadi.

Berita foto lebam Ratna Sarumpaet yang diduga karena pengeroyokan telah dibantah oleh dirinya sendiri. Ratna akhirnya mengaku kalau dirinya tidak dikeroyok seperti informasi yang beredar sejak Selasa kemarin, 2 Oktober 2018.

Ratna melakukan operasi plastik dan merasa panik karena keadaan wajahnya pascaoperasi. Dengan begitu Ratna berbuat kebohongan.


“Kalau faktanya bahwa itu tidak ada pengeroyokan dan dia (Ratna Sarumpaet) sudah bilang itu operasi plastik, maka yang kemarin adalah hoax,” tegas Ferdinandus.

Menurutnya, tidak hanya foto tetapi penyebar berita hoax pun bisa ditindak. Ia mencontohkan terdapat kesamaan dengan penyidikan Polri kepolisian, maka hal itu bisa menjadi celah penindakan.

“Bahwa nanti informasi yang kita simpulkan hoax dan match (cocok) dengan penyidikan Polri, maka ini satu-kesatuan. Barulah ditindak. Pelakunya bisa ikut ditindak,”  ujar Ferdinandus. (ase)

[ad_2]

Link Sumber

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

?>