Connect with us

SINDONEWS

Sajikan Sains dari Sudut Berbeda, SINDO Media Kunjungi Menristek

alexametrics


loading…

Loading...
JAKARTA – SINDO Media berkesempatan bersilaturahmi bersama Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) / Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), Bambang Brodjonegoro, Jumat (17/7/2020).BACA JUGA – Akui Israel, Google dan Apple Kompak Singkirkan Palestina

Dalam pertemuan itu, Bambang ditemani oleh Kepala Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik (KSKP) Kemenristek/BRIN, Nada Darmiyanti Sriwijaningrum Marsudi. (Baca juga: Pilpres 2024 Pertarungan Bebas, Kubu Pro Jokowi Berpotensi Munculkan Prabowo-Puan).

Pertemuan berlangsung cair. Djaka Susila, Pemimpin Redaksi Sindo Media, yang datang langsung dalam pertemuan tersebut memaparkan, terkait inovasi yang dilakukan oleh Sindo Media berbasis teknologi inovasi dan penelitian.

“Salah satunya kami sedang menggodok untuk menggandeng universitas, dalam pembuatan konten berbasis penelitian atau jurnal dari kampus, tapi penyajiannya secara jurnalistik,” papar Djaka.

Sajikan Sains dari Sudut Berbeda, SINDO Media Kunjungi Menristek

Misalnya, lanjut Djaka, untuk penjajakan awal, Sindo Media meminta universitas untuk melihat sudut pandang akademis dalam bentuk kajian, terkait isu kriminal seperti kasus pembunuhan yang terjadi di Indonesia.

“Sindo Media ingin mengangkat isu kriminal dan melihat dari sisi berbeda. Tidak melulu terkait pembunuhannya. Seperti kenapa tersangka melakukan itu, faktor apa saja yang membuatnya melakukan itu,” jelas Djaka.

Merespon hal tersebut, Bambang memberi masukan, Sindo Media bisa memberitakan isu kriminal tidak hanya sekadar sensasi. Dia mencontohkan tayangan berjudul Unsolved Mystery di Amerika Serikat.

“Kalau grup MNC seperti Sindo termasuk RCTI bisa membuat seperti itu pasti menarik. Soalnya di Indonesia belum ada. Karena bisa mendorong keingintahuan orang,” ujar mantan Kepala Bappenas itu.

Sajikan Sains dari Sudut Berbeda, SINDO Media Kunjungi Menristek

Di sisi lain, terkait COVID-19, Bambang mengatakan pada awal Maret 2020 kementeriannya membentuk konsorsium riset dan inovasi untuk penanganan COVID-19. Dalam waktu 2 bulan konsorsium, telah menghasilkan 61 produk hasil riset dan inovasi.

Hasil produk tersebut merupakan bukti bahwa kapasitas peneliti dan perekayasa Indonesia dapat diandalkan dalam menghasilkan riset dan inovasi tepat guna.

Selain itu, Bambang memastikan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) 2020 akan tetap diselenggarakan. Bahkan, Presiden Joko Widodo juga akan tetap diundang.

“Hakteknas 2020 tetap jalan dan mengundang Pak Presiden secara virtual,” tandas Bambang.

(wbs)



Link Sumber

Continue Reading
Click to comment