Connect with us

3

Platform Ini Berani Jual Barang Tabu, Bisa Bayar Pakai Bitcoin – VIVA

image_title

[ad_1]

VIVA – Indonesia yang menganut adat ketimuran masih begitu tabu jika berbicara mengenai edukasi seks. Bahkan, para perempuan muda yang ingin membeli alat kontrasepsi atau tes kehamilan tidak jarang mendapat tatapan negatif dari orang sekitar.

Namun kini mereka tidak perlu lagi merasa malu jika ingin membeli barang-barang yang masih dianggap tabu. Asmaraku.com yang sudah berdiri sejak 2015 merupakan salah satu platform yang menyediakan barang-barang bersifat romantis.

Asmaraku.com menjual berbagai jenis barang romantis yang dibagi ke dalam beberapa kategori. Kategorinya adalah pasutri (pasangan suami istri), pria, wanita, fesyen, bunga dan kado, dan honeymoon (bulan madu).


Sedangkan produk-produknya antara lain kondom, lubricants, tes kehamilan, tes kesuburan, perawatan vagina, serta pakaian dalam wanita dan pria.

Munculnya platform ini berangkat dari pengalaman pribadi Co-Founder Asmaraku.com, Grace Natalia, merasakan sulitnya mencari hadiah untuk kado ulang tahun temannya.

“Kita menjual produk yang pasangan butuhin supaya mereka lebih romantis. Barang yang kita jual itu semuanya kita beli dari pabriknya langsung jadi enggak mungkin palsu. Produknya juga yang sudah mendapat lisensi,” kata Grace kepada VIVA, Kamis, 26 Juli 2018.

Ia mengatakan pangsa pasarnya adalah perempuan berusia 25-34 tahun, namun pelanggan terbesarnya atau 55 persen adalah kaum Adam alias pria. Hal ini berdasarkan dengan banyaknya email penerima dan pembayaran kartu kredit atas nama pria.

Untuk pengiriman barang bisa diantar ke rumah atau di ambil sendiri melalui Locker Pintar milik PopBox. Mereka tidak menyediakan cash on delivery (CoD) karena menyangkut masalah privasi pelanggan.

Selain bisa membayar secara online dan offline, Asmaraku.com juga melayani pembayaran menggunakan Bitcoin. Sampai saat ini sudah terdapat 20 ribu produk yang mereka jual.

“Untuk pembelian kita tidak ada syarat khusus. Tapi bagi yang mau beli harus pakai main account. Syarat main account sendiri harus punya e-KTP. Artinya, mereka harus di atas 17 tahun,” tegas dia.

Ia pun mengaku ketika baru merintis usaha ini sulit untuk mencari partner. Sebab, platform ini menjual barang yang ‘tidak aman’, Ia kemudian mengubahnya dengan content marketing.

Selain menjual barang, Asmaraku.com juga menghadirkan content marketing berbentuk artikel edukasi seks. “Tidak sembarangan artikel. Kami terlebih dahulu konsultasi dengan ahli atau psikolog menyangkut artikel yang dikeluarkan,” ungkap Grace. (ren)

[ad_2]

Link Sumber

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

?>