Connect with us

SINDONEWS

Peneliti Temukan Ratusan Burung Laut Mati Akibat…

alexametrics

[ad_1]

loading…

SYDNEY – Lagi, ilmuan temukan dampak buruk pencemaran sampah plastik pada satwa liar. Ribuan burung laut mati kelaparan di Pulau Lord Howe, sebuah pulau berjarak 600 kilometer di lepas pantai timur Australia.

Sebuah video dokumenter yang digagas BBC, menemukan perut burung laut ini penuh dengan sampah plastik sehingga tak ada ruang untuk makanan.

Sang induk  yang pergi mencari makan ke laut lepas, tak sadar telah menelan plastik dan memberikan anak-anaknya sampah plastik, sehingga berakhir dengan kematian sang induk. Karena mereka sendiri juga kekurangan nutrisi untuk berangkat mencari makan kembali.

“Burung-burung ini adalah predator generalis, anak-anaknya akan makan apa saja yang diberikan induknya,” jelas Jennifer Lavers Ahli Biologi Kelautan dikutip BBC (23/6/2018).

“Tapi ketika ada sampah plastik di lautan, mereka tidak memiliki kemampuan untuk mendeteksi apakah itu plastik atau makanan mereka seperti cumi dan ikan kecil, jadi mereka memakannya.” tambah Lavers.

Ahli biologi kelautan pada video dokumenter itu berusaha menyelamatkan burung-burung laut ini.

Mereka menangkap ratusan anak burung saat mereka meninggalkan sarangnya, dan mencoba mengeluarkan sampah yang tertelan.

“Jika jumlah plastik tidak begitu signifikan, kami menggunakan proses yang disebut lavage, dimana kami menyiram atau mencuci perut, tanpa harus membedah burung” jelas Dr Lavers

Jennifer Lavers menambahkan bahwa sebagian besar plastik yang dia dan rekan-rekannya temukan dalam pekerjaan mereka dengan burung adalah sepenuhnya dapat dicegah.

(wbs)



[ad_2]

Link Sumber

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

?>