Connect with us

DETIKOTO

Pabrik Sunter Sanggup Produksi Berapa Unit BMW X3?

Surabaya – Mobil SUV All-new BMW X3 mendapatkan respons positif dalam debut perdana di pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018. Dari total penjualan BMW Group Indonesia, X3 mampu berkontribusi hingga 10 persen. Untuk yang sudah memesannya, dikatakan mobil akan dikirim pada bulan Agustus nanti.

Lantas, berapa banyak ya produksi All-new BMW X3 yang sudah dirakit dalam negeri ini? Menjawab hal tersebut, Vice President Corporate Communications BMW Group Indonesia, Jodie O’tania tidak bisa memaparkannya secara detil karena memang sudah peraturan dari BMW global. Namun disebutkan produksinya akan cukup untuk konsumen di Indonesia.

“Untuk jumlah produksi detilnya tidak bisa diberikan, maaf. Tapi yang pasti cukup kok,” tegasnya saat berbincang bersama wartawan di sela-sela kegiatan BMW Destination X Bromo Driving Experience 2018, Surabaya, Jawa Timur.

“Kita kan semuanya produksi berdasarkan lot, jadi berdasarkan plannya. Kalau kita berbicara jumlah pasti bisa mencukupi konsumen di Indonesia. Karena untuk generasi ke-2 sudah tidak ada, sudah sold out. Jadi sudah yang terbaru saja ini dan harga tidak naik. Untuk dollar tidak berpengaruh terhadap BMW karena kan kita perusahaan Jerman sehingga kurs yang berpengaruh adalah Euro,” Jodie melanjutkan.

Tetapi, produksinya belum bisa menyalip BMW versi sedan. Karena mindset masyarakat Indonesia terhadap mobil premium masih ke sedan, bukan roda empat bongsor atau SUV.

“Kalau di Indonesia paling banyak sedan karena kita berbicara kalau kendaraan premium itu di sedan. Tapi soal penjualan, mobil seri X cukup bertumbuh sekarang,” kata Jodie.

All New X3 sendiri adalah mobil bongsor besutan pabrikan Jerman yang dirakit di Sunter bersama BMW X1, X5, BMW sedan Seri 5, Seri 3, dan Seri 7. Mobil pembaharuan dari seri X ketiga ini diperkenalkan pada bulan April 2018 kemarin dengan banderolan Rp 1 miliar.

Berbagai pembaharuan disematkan mulai dari lebih dinamis , efisien, hingga punya bobot dari sasis yang lebih ringan (55 kg lebih ringan dibanding generasi sebelumnya). Sehingga mobil diklaim lebih hemat bahan bakar. (ruk/ddn)




Link Sumber

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

?>