Connect with us

DETIKOTO

Mobil Otonom Tak Sepenuhnya Bikin Jalan Lebih Aman

Jakarta

Produsen otomotif maupun pelaku teknologi berlomba-lomba untuk mengembangkan mobil tanpa pengemudi atau kendaraan otonom. Tapi sebuah studi menyatakan kendaraan otonom tidak membuat jalan lebih aman.

Loading...

Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) mempelajari lebih dari 5.000 tabrakan dengan penyebab terperinci yang dikumpulkan oleh Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat.

Ada ragam penyebab kecelakaan, mulai dari terlambat mengambil keputusan, gangguan penglihatan, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, penelitian ini menyebut kendaraan otonom dapat mencegahnya.

Tetapi mobil otonom dinilai belum bisa mencegah kesalahan prediksi seperti seberapa mengukur kecepatan kendaraan lain, serta melakukan manuver menghindar.

“Sebagai contoh, jika pengendara sepeda atau kendaraan lain tiba-tiba berbelok ke jalur kendaraan otonom, itu mungkin tidak dapat berhenti cukup cepat atau menjauh tepat waktu,” kata Jessica Cicchino wakil presiden institut penelitian dan co-riset.

Dalam riset itu sebagian besar kecelakaan adalah hasil dari kesalahan yang lebih kompleks, seperti membuat asumsi yang salah tentang apa yang akan dilakukan pengguna jalan lain, mengemudi terlalu cepat atau terlalu lambat untuk kondisi jalan, atau membuat manuver mengelak yang salah. Banyak kecelakaan juga merupakan kombinasi dari banyak kesalahan di atas.

Ia melanjutkan berapa banyak kecelakaan yang bisa dicegah tergantung banyak pada bagaimana kendaraan otonom diprogram.

Ciciho menggambarkan angka tabrakan akan dihentikan jika kendaraan otonom dibuat mematuhi semua undang-undang lalu lintas termasuk batas kecepatan.

“Tetapi jika kecerdasan buatan membuat mereka mengemudi dan bereaksi lebih seperti manusia, maka lebih sedikit tabrakan akan dihentikan,” katanya.

Simak Video “Kecenya Mobil Tanpa Sopir di Dubai
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lua)





Link Sumber