Connect with us

SINDONEWS

Mate 30 Bukti Kuat Huawei Ingin Katakan Goodbye ke Google

alexametrics

loading…

MUNICH – Huawei baru saja meluncurkan handphone flagship baru, Mate 30 dan Mate 30 Pro. Peluncuran perangkat mengindikasikan musuh besar Pemerintah AS itu ingin berdiri tanpa bantuan Google.

Loading...

Duo Huawei Mate 30 memang dilengkapi Android 10 yang sudah diinstal bersama layanan antarmuka khusus EMUI 10. Seperti yang diumumkan sebelumnya, handphone tidak memiliki akses ke Google Play Services atau aplikasi perusahaan mana pun. Huawei akan memberikan solusi, tapi belum mengungkapkannya secara detail.

Laman GSM Arena menyebutkan, untuk layanan aplikasi disediakan AppGallery Huawei yang sepenuhnya open source. Layanan itu akan menyediakan fungsionalitas dasar yang ditangani selama ini ditangani oleh Google Play Services. Huawei pun telah menggelontorkan investasi hingga USD1 miliar untuk mendukung dan menumbuhkan layanan tersebut.

Pengguna dapat mengunduh perangkat lunak dari AppGallery Huawei. Perusahaan smartphone nomor dua dunia itu mengklaim sudah memiliki 390 juta pengguna aktif bulanan dan melayani 180 miliar unduhan pada tahun lalu.
AppGallery Huawei lebih dari sekadar toko aplikasi. Huawei ID akan berfungsi sebagai akun utama Anda untuk mengakses seluruh ekosistem. Huawei Mobile Cloud mengambil alih Foto Google dan Drive, sehingga memungkinkan pengguna menyinkronkan foto, serta mencadangkan data dan pengaturan dari ponsel.
Huawei Video adalah layanan streaming dengan film, acara TV, dan film dokumenter -saat ini hanya tersedia di Italia dan Spanyol. Huawei bahkan mendorong browser-nya sendiri di depan Google Chrome.

Semua ini menandakan Huawei benar-benar sudah siap melepas teknologi besutan perusahaan AS pada produk-produknya. Hal ini perlu dilakukan agar survive di tengah tekanan Presiden AS, Donald Trump, yang melarang Huawei bertransaksi dengan perusahaan Paman Sam manapun.

(mim)



Link Sumber

Continue Reading
Click to comment