Connect with us

SINDONEWS

Masih Pimpin Pasar Smartphone, Samsung Sebaiknya Waspadai Huawei

alexametrics


loading…

Loading...
JAKARTA – Pasar ponsel pintar global akhirnya mulai bangkit. Baru-baru ini, IDC merilis laporan untuk pengiriman smartphone pada kuartal ketiga 2019.

Seperti yang ditunjukkan statistik, pada kuartal tersebut, pengiriman smartphone global berjumlah 358,3 juta unit, meningkat 0,8% tahun ke tahun. Meskipun ini adalah pertumbuhan yang sangat kecil, industri menyatakan ini adalah untuk pertama kalinya dalam periode waktu yang lama pasar handphone tidak melorot turun.

Samsung masih menempati urutan pertama. Pabrikan Korea itu telah berhasil mengirimkan lebih dari 78,2 juta unit handphone. Penjualan ini cukup membuat Samsung membukukan pangsa pasar ponsel pintar global 21,8% dan memastikan pertumbuhan pengiriman tahun ke tahun sebesar 8,3%.

Tempat kedua ditempati oleh Huawei, termasuk anak usahanya, Honor. Perusahaan teknologi China itu telah mengirimkan 66,6 juta unit ponsel pada kuartal ketiga. Jumlah itu berkontribusi 18,6% dari pangsa pasar dunia dan memiliki pertumbuhan pengiriman tahun ke tahun sebesar 28,2%.

Apple yang berbasis di Cupertino didorong Huawei ke tempat ketiga. Mereka telah menjual lebih dari 46,6 juta unit ponsel. Jumlah itu menempatkan Apple di persentase pangsa pasar 13%, tapi pengirimannya secara tahun-ke-tahun turun 0,6%.

Masih Pimpin Pasar Smartphone, Samsung Sebaiknya Waspadai Huawei

Dan meskipun tidak ada perubahan dalam tiga posisi pertama, pabrikan lain bersaing ketat untuk posisi berikutnya. Xiaomi dan Oppo masing-masing menduduki peringkat keempat dan kelima.

Xiaomi telah mengirimkan 32,7 juta unit, termasuk Redmi, dan mengambil persentase pasar 9,1%. Sedangkan Oppo menjual 31,2 juta ponsel cerdas dan mengambil penguasaan pasar 8,7%.

Bila ditotal, maka semua pabrikan handphone di dunia telah mengirimkan 103 juta unit ponsel. Dan perlu dicatat, taihan ini jauh dari hasil tahun lalu.Melihat angka pertumbuhan Huawei paling tinggi di antara yang lain, Samsung sudah sepatutnya waspada terhadap strategi penjualan handphone oleh Huawei. Terlebih tingginya angka penjualan di saat pabrikan China itu dalam tekanan Pemerintah AS.

(mim)



Link Sumber

Continue Reading
Click to comment