Connect with us

SINDONEWS

Lima Langkah Jitu Merawat Mobil Selama di Rumah Saja

alexametrics

loading…

JAKARTA – Sejalan dengan anjuran physical distancing dan tak meninggalkan rumah untuk mencegah penyebaran virus corona ( Covid-19), hal tersebut membuat pemerintah mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar rumah.

Loading...

Beberapa perusahaan pun memutuskan untuk memberlakukan sistem bekerja dari rumah. Sejak bekerja di rumah, kendaraan yang biasa Anda gunakan juga akan menganggur. Meski begitu, Anda tetap harus merawatnya. Ada beberapa komponen kendaraan-—terutama mobil— yang harus dicek agar kondisinya tetap prima. Apa saja?

Ban
Saat memarkir mobil di satu posisi yang sama dalam waktu yang lama, semua tumpuan kendaraan berada di ban. Hal tersebut dapat mengakibatkan bentuk penampang ban menjadi tidak standar. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengecek tekanan udara pada ban.

Setiap kendaraan memiliki tekanan ban yang berbeda. Misalnya, mobil Wuling model Confero dan Formo yang memiliki ukuran ban 195/60R15. Dua mobil ini memiliki tekanan ban depan-belakang 32-35 Psi saat mobil berada pada kondisi tanpa muatan. Ketika diisi penuh, tekanan ban belakang bisa diisi 36-39 Psi dan ban depan tetap 32-35 Psi.

Sementara itu, mobil Wuling dengan model Cortez yang mempunyai ban berukuran 205/55R16 akan memiliki tekanan ban depan-belakang 33-36 Psi pada kondisi tanpa muatan. Jika muatan penuh, tekanan ban depan akan tetap sama sedangkan ban belakang dapat diisi dengan 33-36 Psi.

Berbeda dengan tiga model di atas, mobil Wuling dengan model Almaz mempunyai ukuran ban yang lebih besar. Meski begitu, tekanan bannya mirip dengan Confero dan Formo, yaitu tekanan ban depan-belakang 32-35 Psi saat mobil berada pada kondisi tanpa muatan. Jika mobil mengangkut muatan penuh, tekanan ban belakang bisa diisi 36-39 Psi dan ban depan tetap 32-35 Psi.

Bagi Anda pemilik mobil Wuling, tidak perlu khawatir. Sebab, mobil-mobil Wuling sudah memiliki fitur Tire Pressure Monitoring System (TPMS). Fitur ini memungkinkan Anda mengecek tekanan ban melalui layar MID, sehingga tidak perlu repot mengeceknya dengan kompresor.

Selain mengecek tekanan ban, Anda juga perlu memerhatikan kontur ban. Apabila mobil didiamkan lebih dari satu minggu, sebaiknya Anda mengembalikan kontur ban dengan cara menggunakannya selama 10 menit.

Rem
Bagian kedua yang tidak kalah penting adalah rem. Karat pada permukaan rotor rem mobil berpotensi muncul jika lama tidak digunakan.

Terlebih saat Anda membiarkan penggunaan rem parkir terlalu lama. Hal tersebut dapat mengakibatkan kampas rem dan rotor menempel erat. Solusinya, Anda bisa melepas rem parkir saat memarkir mobil di permukaan yang rata. Sama halnya dengan ban, sebaiknya mobil tetap digunakan seminggu sekali agar kondisi rem tetap baik.

Aki
Aki merupakan nyawa dari sebuah mobil. Jika tidak digunakan dalam waktu lama, aki dapat mengalami pengurangan daya (discharging). Untuk mengatasi hal itu, Anda bisa melepas koneksi kabel aki agar meminimalisir proses discharging pada aki. Selain itu, cek fisik aki.

Apabila sudah terlalu banyak kandungan acid yang menempel pada konektor, sebaiknya segera dibersihkan karena dapat mengganggu konektivitas aki dengan sistem kelistrikan mobil Anda.

Cairan
Pengendapan cairan pada oli mesin, oli transmisi, serta cairan pendingin bisa saja terjadi jika mobil tidak digunakan. Tak hanya itu, bahan bakar mobil juga bisa menguap jika didiamkan terlalu lama.

Tidak perlu khawatir, cara mengatasinya mudah. Anda cukup memanaskan kendaraan minimal tiga kali seminggu. Pastikan kondisi mesin menyala selama 1-3 menit pada posisi idle.

Hama
Pengecekan mobil tidak hanya dilakukan pada bagian dalamnya saja, tetapi juga bagian luar. Mobil yang tidak digunakan bisa saja disinggahi hama seperti tikus.

Siapkan pembasmi hama dan semprotkan di sekitar mobil untuk mengurangi risiko yang disebabkan oleh hama tersebut. Luangkan waktu untuk mengecek kondisi fisik kendaraan dengan one round vehicle check setiap hari.

Selain melakukan pengecekan dan perawatan kendaraan secara mandiri, Anda juga dapat menghubungi dealer Wuling terdekat untuk melakukan service rutin di rumah dengan melakukan booking home service melalui aplikasi My Wuling+. Mekanik dealer resmi Wuling akan datang dengan memerhatikan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

Informasi lebih lengkap merawat mobil Wuling ada di sini

(ars)



Link Sumber

Continue Reading
Click to comment