Connect with us

3

Kucing-kucingan Main Tik Tok, Video Langsung Dihapus – VIVA

image_title



VIVA – Platform video pendek asal Tiongkok, Tik Tok mempunyai beberapa komitmen untuk mematuhi regulasi pemerintah, salah satunya ialah pembatasan umur. Pengguna Tik Tok yang belum cukup umur harus mendapatkan pendampingan dari orang tua. 

“Dulu banyak anak kecil yang main Tik Tok, tapi saat ini sudah kita batasi jadi usia 14 tahun ke atas. Di bawah itu harus dengan izin orang tua. Mereka harus bermain dengan orang tua. Kita usahakan menjaga anak di bawah umur dengan tidak main di platform,” ujar Head of Marketing Tik Tok Indonesia, Dina Bhirawa dalam Gala TikTok, Jakarta, Jumat 14 September 2018.

Ia mengakui memang masih ada beberapa pengguna di bawah umur yang main Tik Tok dengan cara ‘kucing-kucingan’. Menurutnya dalam konteks ini peran orang tua sangat penting. 

“Sebenarnya pasti bisa (kucing-kucingan), tapi selain filter pendaftaran itu, kita juga punya Artificial Intelligence (AI) yang recognize face. Kalau engine melihat dia anak di bawah umur, itu akan di-drop videonya,” ujarnya. 

Pengguna awal akan melewati proses registrasi dengan mengisi nama, tanggal lahir serta identitas penting lainnya. Jika terdeteksi tidak sesuai umur, maka mereka bisa menggunakan identitas orang tua. Dengan arti akun tersebut adalah milik orang tua, dan Tik Tok berharap anak-anak berada di bawah bimbingan mereka. 

“Sejauh ini ada aja yang seperti itu, tapi sudah kita turunkan kontennya. Sebenarnya kalau masalah kucing-kucingan enggak di kita aja, Facebook dan Instagram juga banyak anak kecil. Sosial media itu kan sesuatu yang susah dikontrol,” jawabnya.

Tik Tok tidak mendapat rekomendasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menaikkan batas umur. Menurut Tik tok, anak muda yang mempunyai bakat dan potensi tidak lagi mempunyai tempat untuk menumpahkan ide dan kreativitas jika batas umur menjadi lebih tinggi. 



Link Sumber

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

?>