Connect with us

DETIKOTO

Kocak! Joget Keke Challenge, Waria Ini Ditilang

Jakarta – Tantangan Keke Challenge atau Kiki Challange atau In My Feelings Challenge tengah viral saat ini. Namun, tantangan ini sangat berbahaya karena melibatkan mobil yang bergerak.

Di tantangan tersebut, warganet menari dengan latar suara lagu ‘In My Feelings’ dari Drake. Tarian dilakukan di luar mobil yang sedang berjalan.

Awalnya, mereka berada di dalam mobil yang melaju. Ketika lagu diputar, mereka keluar dari mobil, sementara mobilnya tetap berjalan meski dengan kecepatan rendah. Tantangan ini viral di dunia maya. Bahkan sampai public figure pun menirukan tantangan yang dianggap berbahaya ini.

Polisi tak lelah untuk mengingatkan agar warganet tak melakukan tantangan berbahaya ini. Polisi akan menindak tegas pelaku Keke Challange.

Polresta Surakarta di akun instagramnya mensosialisasikan untuk tidak melakukan Keke Challenge. Bentuk sosialisasinya ini cukup unik melalui video parodi yang kocak.

Dalam video itu, awalnya tampak seperti seorang wanita berjoget-joget dengan latar lagu In My Challenge. Tanpa melihat ke depan, dia menari sampai menabrak petugas polisi. Akhirnya dia ditinggal oleh mobil yang sebelumnya dia naiki.

Ternyata yang berjoget itu bukan wanita tulen. Yang menabrak polisi ketika berjoget Keke Challenge itu adalah seorang waria. Dia memohon-mohon kepada petugas polisi agar tidak ditilang.

Tak cuma polisi, praktisi keselamatan berkendara menganggap Keke Challenge ini merupakan tindakan berbahaya. Soalnya, tantangan ini melibatkan kendaraan yang melaju meski kecepatannya rendah.

“Mengomentari #kekechallenge atau kiki challenge atau apa pun namanya, dansa viral ini bisa dibilang tindakan bodoh dan tidak patut dicontoh. Semua aktivitas yang melibatkan mengemudikan kendaraan baik sebagai pengemudi maupun penumpang harus disikapi serius dan bukan untuk dibuat mainan karena potensi celakanya yang sangat besar,” kata Instruktur Rifat Drive Labs, Andry Berlianto, kepada detikOto beberapa waktu lalu.

Andry menegaskan, ketika berkendara pengemudi harus fokus dalam mengendalikan kendaraan. Jika menjadi penumpang, maka konsentrasi tetap juga menjadi hal utama.

“Aksi keluar dari mobil yang tengah bergerak berisiko besar mengakibatkan si orang terjatuh, bahkan terlindas dan tertabrak/menabrak objek lain di jalan umum,” kata Andry.

Untuk itu, Andry menyarankan agar tidak melakukan aksi ini baik di lingkungan umum maupun lingkungan perumahan. Sebab, kata dia, kendaraan (mobil) bukan mainan. Karena mobil yang bergerak sewaktu-waktu bisa menjadi ancaman.

“Sudah seharusnya kita sadar tentang aspek bahaya dan risiko mengemudi karena tren kecelakaan lalu lintas tetap pada grafik yang mengkhawatirkan,” ucapnya.

[Gambas:Instagram]

(rgr/lth)






Link Sumber

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

?>