Connect with us

Motor

Inilah Tip Safety Riding dan Penanganan Korban Kecelakaan

Menjaga kebugaran tubuh  menjadi faktor penting bagi keselamatan berkendara

[ad_1]

Hindari konsumsi bahan makanan atau minuman berkafein secara berlebih.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Penanganan dan pencegahan kecelakaan kendaraan roda dua di jalan raya dapat dilakukan dengan cepat dan tepat agar akibat buruk bagi korban dapat dihindari.

Menurut dr Adhy Romy dari Rumah sakit PMI Bogor, Ahad (15/4), di sela kegiatan sunday morning riding bersama Adira Insurance, tindakan saat pertama kali melihat korban kecelakaan tergeletak di pinggir jalan adalah mengamankan lokasi kejadian. Khususnya dari kendaraan yang berlalu-lalang. Hal ini penting untuk tidak memperburuk keadaan dan memudahkan evakuasi korban. 

Langkah berikutnya adalah memastikan kondisi korban apakah masih hidup atau sudah meninggal. Hal itu bisa dipastikan melalui denyut nadi di bagian leher korban. Apabila korban masih hidup atau sadar dan dapat diajak berbicara, bisa ditanyakan bagian mana yang sakit. Hal ini penting agar tidak terjadi salah penanganan dan memudahkan proses evakuasi korban ke lokasi yang lebih aman. 

Saat mengangkat korban, sebaiknya bagian yang dirasakan sakit oleh korban harus dilakukan dengan hati-hati. Korban dapat dievakuasi dengan cara menyilangkan tangan si penolong ke tubuh korban agar lebih kuat saat mengevakuasi.

Untuk mencegah musibah kecelakaan, sebaiknya sebelum berkendara pastikan kondisi badan dalam keadaan bugar. Badan yang sehat dapat diketahui dari istirahat yang cukup, makanan yang dikonsumsi, konsumsi air putih, dan olahraga teratur.

Hal ini penting untuk menjaga konsentrasi yang sangat dibutuhkan dalam perjalanan. Saat hendak bepergian jauh, sebaiknya pahami dahulu lokasi yang hendak dituju agar lebih mudah dicapai.

Hindari konsumsi bahan makanan atau minuman berkafein seperti kopi secara berlebih. Kopi memang diperlukan untuk memacu stamina jantung yang dibutuhkan tubuh agar tetap bugar. Namun, konsumsi yang berlebih dapat mengakibatkan kondisi sebaliknya. “Minum maksimal satu atau dua gelas per hari,” kata Adhy.

Faktor lain yang menentukan adalah pemahaman tertib lalu lintas dan sikap yang selalu mengutamakan safety riding tersebut di atas bagi pengendara motor. Hal ini akan membantu menekan risiko kecelakaan di jalan raya.   

 



[ad_2]

Link Sumber

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

?>