Connect with us

DETIKOTO

Indonesia Jangan Dikuasai Mobil Impor

Tangerang – Sudah bertahun-tahun Indonesia belum bisa memiliki mobil sendiri. Kalau kita perhatikan jalanan-jalanan Indonesia justru dipenuhi oleh mobil buatan Jepang, Eropa, Korea, hingga China. Presiden Joko Widodo pun mengimbau agar Indonesia bisa membuat mobil sendiri di masa depan.

“Pertama, jangan sampai pasar kita yang besar tadi dikuasai mobil-mobil impor, harus dikuasai mobil-mobil yang diproduksi dalam negeri kita sendiri. Kedua, saya juga menekankan agar orientasi ekspor terus ditingkatkan, pasar dalam negeri kita kuasai, pasar ekspor harus ditingkatkan,” ujar Jokowi usai berkeliling arena Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, ICE BSD, Tangerang, Kamis (2/8/2018).

Dalam kesempatan yang sama Jokowi juga sekaligus merilis Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (Ammdes) alias mobil desa ini sebelumnya telah dipamerkan dalam bentuk rangka dan rodanya. Kini, mobil pedesaan itu sudah siap diproduksi massal.

Mobil desa diinisiasi oleh Kementerian Perindustrian. Di acara pembukaan GIIAS 2018, Jokowi yang ditemani Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi, meluncurkan langsung mobil desa ini. Mobil desa ini sudah menyerap komponen dalam negeri yang terbilang cukup banyak.

Saat ini, industri dalam negeri telah mampu memproduksi sebanyak 184 jenis komponen atau setara 70 persen dari nilai total pengembangan alat transportasi untuk penumpang dan hasil pertanian tersebut.

Jokowi menambahkan pemerintah akan menyiapkan insentif-insentif untuk industri yang berorientasi ekspor agar bisa terus meningkat. Selain itu, ia optimistis soal prospek Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes).

“Yang ketiga, saya kira sama negara, pemerintah dan industri visinya sama yaitu penggunaan mobil-mobil ramah lingkungan terus kita kembangkan. Dan keempat, kita masuk ke AMMDes yang ini sangat multiguna selain untuk meningkatkan produksi, produktivitas di desa-desa ini juga bisa menyelesaikan banyak masalah di daerah,” pungkasnya. (ddn/dry)




Link Sumber

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

?>