Connect with us

Mobil

Harga Xpander dan Pajero Sport Naik Lagi

Sejumlah mobil Mitsubishi Xpander yang akan diekspor bersiap memasuki kapal pengangkut di PT Indonesia Kendaraan Terminal atau IPC Car Terminal, Cilincing, Jakarta, Rabu (25/4).

[ad_1]

Target produksi Xpander mencapai 10 ribu unit dalam satu bulan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Mitsubishi mengumumkan akan menaikkan harga jual Xpander dan Pajero Sport per 1 Agustus 2018. Xpander akan mengalami penyesuaian sebesar Rp 2 juta.

Sementara Pajero Sport naik seharga Rp 5 juta. “Untuk sementara ini baru dua model itu yang mengalami penyesuaian yang lain belum diumumkan,” ujar Director of Sales & Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Irwan Kuncoro di Serang, Banten, Selasa (17/7).

Dia menjelaskan, semakin melemahnya nilai kurs rupiah terhadap dolar AS menjadi pendorong utama naiknya harga tersebut. Pabrikan juga harus menghadapi kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) menjadi 5,25 persen. 

“Pelemahan rupiah ini sangat berpengaruh terhadap harga jual. Ini karena komponen kendaraan tidak semua menggunakan produksi lokal,” kata dia. 

Head of Sales and Marketing Group MMKSI, Imam Choeru Cahya menambahkan, kenaikan harga ini merupakan yang kenaikan  per 1 Agustus mendatang dan merupakan yang keempat kalinya bagi Xpander pada tahun ini.

Sebelumnya, pabrikan berlogo tiga berlian itu melakukan penyesuaian harga Rp 3 juta pada Mei kemarin karena pencabutan subsidi Bea Balik Nama. 

Dua kenaikan harga sebelumnya terjadi pada kuartal satu dengan total penambahan Rp 5 juta. Melihat daftar harga yang dikeluarkan perusahaan, Xpander sampai saat ini dijual mulai Rp 197,1 juta hingga Rp 253,4 juta //on the road// Jakarta. Sementara Pajero Sport dijual Rp 474 juta sampai Rp  667 juta //on the road// Jakarta.

“Kenaikan harga ini merupakan solusi supaya sama-sama //win// antara kita dan konsumen, supaya kita tetap dapat diterima oleh masyarakat,” ungkap Imam. 

Hingga saat ini, waktu tunggu konsumen untuk mendapatkan unit Xpander sekitar tiga sampai empat bulan. Ini sudah membaik dari waktu tunggu sebelumnya yang bisa mencapai lima hingga enam bulan. Semakin cepatnya waktu tunggu ini terkait dengan kemampuan produksi pabrik yang terus meningkat. 

“Dari Januari kita sudah meningkatkan produksi Xpander sampai delapan ribu unit per bulan. Targetnya, kita bisa produksi 10 ribu dalam satu bulan. Dengan begitu, waktu tunggu konsumen tidak akan lama,” ungkap Imam. 

Dia menjelaskan, kenaikan harga konsumen yang hendak membeli Xpander akan dihitung berdasarkan waktu surat pemesanan kendaraan (SPK). “Untuk harga baru Xpander akan dihitung harganya berdasarkan SPK. Jadi, SPK pada 1 Agustus yang baru dihitung naik,” tambah Imam. 



[ad_2]

Link Sumber

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

?>