Connect with us

ANTARA

THQ Nordic akuisisi “Alone in the Dark” dan “Act of War”


Jakarta (ANTARA News) – THQ Nordic mengakuisisi hak cipta game “Alone in the Dark” dan “Actof War” dari Atari Europe SAS.

Akuisisi itu dikelola oleh THQ Nordic AB di Karlstad, Swedia, kendati operasional hariannya akan berlangsung di kantor pusat yang berlokasi di Austria, dilansir Gamesindustry pada Rabu (19/9) waktu setempat.

Seri “Alone in the Dark” yang bergenre horor survival mengemas kisah menarik yang terdiri dari tiga game orisinal dan sebuah spin-off.

Seri game ini masing-masing pernah dirilis pada 2001 oleh Darkworks untuk konsol Playstation, kemudian perombakan seri tersebut pada 2008 oleh Eden Games, dan judul terakhirnya pernah dirilis khusus oleh Pure FPS pada 2015.

Seri itu awalnya terinspirasi dari karya-karya novelis H.P. Lovecraft’s, dan menjadi game pertama yang mendapatkan penghargaan dari Guinness untuk kategori “First Ever 3D Survival Horror Game”.

Sedangkan “Act of War” merupakan game bergenre real time strategy atau RTS yang kurang populer dan dikembangkan oleh Eugen Systems pada 2005. Kisah game ini ditulis oleh purnawirawan Angkatan Udara sekaligus penulis Dale Brown.

Akuisisi kedua game itu merupakan upaya terbaru dari serangkaian akuisisi yang dilakukan THQ Nordic. Tahun ini saja, pengembang game asal Austria itu telah membeli Koch Media yang meliputi pengembang “Metro” dan “Saints Row” yakni Deep Silver, produsen game HandyGames, hak cipta game “Timesplitters”, “Second Sight”, dan “Kingdoms of Amalur”.

Penerjemah: Aji Cakti
COPYRIGHT © ANTARA 2018





Link Sumber

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

?>