Connect with us

breaking news - Gadget

Asus Belum Tertarik Bawa Laptop Berprosesor Qualcomm ke Indonesia : Okezone Techno





JAKARTAAsus belum lama ini memperkenalkan sebuah laptop bertenaga prosesor mobile bernama NovaGo. Mereka menggunakan prosesor besutan Qualcomm untuk menjalankan perangkat tersebut.

Namun, hingga saat ini belum terendus sedikitpun rencana Asus Indonesia, untuk membawa NovaGo ke Indonesia. Hal ini diungkapkan langsung oleh Country Business Manager Asus Indonesia Jieming Liu.

“Tidak untuk saat ini (membawa NovaGo),” ujarnya kepada Okezone seusai peluncuran VivoBook A407 di Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Baca Juga : Gunakan Fingerprint, Asus VivoBook A407 Dihargai Rp5 Jutaan

Saat ditanyakan mengenai alasan dari belum adanya rencana memboyong NovaGo, Liu menyebutkan jika hal ini dikarenakan beberapa faktor.

“Hal ini dikarenakan teknologi ini (laptop dengan prosesor Qualcomm) untuk saat ini hanya akan diluncurkan di beberapa negara tertentu saja,” jelasnya.

Akan tetapi, Head of Public Relations dan e-Marketing Asus Indonesia Muhammad Firman mengatakan demand masyarakat Indonesia cukup tinggi terhadap perangkat ini untuk masuk ke Indonesia.

“Di media sosial memang sudah banyak yang menanyakan apakah produk ini akan masuk ke Indonesia,” ujar Firman.

Sekedar informasi, Asus NovaGo menggunakan prosesor milik Qualcomm, yakni Snapdragon 835. Tentu saja, laptop ini akan memiliki banyak keunggulan seperti yang dimiliki oleh perangkat smartphone.

Baca Juga : Mengamati Proses Produksi Smartphone 4G

Salah satu contohnya adalah konektivitas jaringan 4G di dalam laptop ini, meski tidak memiliki fitur telepon melalui jaringan. Selain itu, NovaGo dikabarkan akan mendapatkan efisiensi dari smartphone, yakni daya tahan baterai yang bisa digunakan hingga 22 jam nonstop.

Kelebihan lainnya adalah terdapatnya fitur instant on dan fast resume, sama seperti saat kita menggunakan smartphone. Hal ini akan meningkatkan produktivitas dikarenakan proses menyalakan laptop ini sangatlah cepat.

Tapi, untungnya, NovaGo akan tetap menggunakan sistem operasi desktop, yakni Windows 10 S. Hal ini membuat aplikasi desktop biasa dapat berjalan dalam laptop ini, meski terbatas hanya bisa menjalankan aplikasi 32 bit saja. (chn)

(kem)



Link Sumber

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply